Overview Proyek
Proyek Tiang Lampu Jalan Kota Blitar dirancang sebagai elemen penerangan ornamental yang tidak sekadar berfungsi teknis, tetapi juga berperan sebagai media branding kota. Desainnya mengangkat kekayaan sejarah dan budaya Blitar melalui pendekatan visual yang kuat, kontekstual, dan bermakna.
Tiang lampu ini memadukan ornamen ikan koi dengan panel dekoratif bergambar Ir. Soekarno. Kombinasi tersebut membentuk narasi visual yang khas yakni menghubungkan nilai estetika, filosofi budaya, dan sejarah perjuangan dalam satu elemen street furniture.
Pemilihan ikan koi terinspirasi dari maknanya sebagai simbol keberuntungan, ketahanan, dan keindahan. Nilai-nilai ini selaras dengan semangat kota yang terus tumbuh dan bertransformasi. Sementara itu, panel Ir. Soekarno menjadi elemen penghormatan terhadap Sang Proklamator yang dimakamkan di Kota Blitar, sekaligus penanda kuat identitas sejarah kota.
Pendekatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memperkuat city branding berbasis sejarah dan budaya. Pada awal tahun 2023, Pemkot Blitar mulai memasang lampu-lampu hias di sepanjang Jalan Ir. Soekarno hingga pertigaan Jalan Dr. Moh. Hatta sebagai upaya memperindah wajah kota di malam hari, khususnya di koridor strategis menuju kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK).

Tantangan Proyek
Tantangan utama dalam proyek ini terletak pada penyatuan dua elemen simbolik yaitu budaya dan sejarah ke dalam satu desain tiang lampu yang tetap harmonis secara visual dan fungsional.
Ornamen ikan koi menuntut presisi tinggi agar detailnya tampil halus dan artistik. Di sisi lain, panel bergambar Ir. Soekarno harus diwujudkan secara representatif, bermartabat, dan tidak terkesan dominan berlebihan. Keseimbangan komposisi menjadi kunci agar keseluruhan desain tetap elegan dan relevan sebagai elemen ruang publik.
Solusi Tiang Lampu Jalan Ornamental Berbasis Identitas Kota
Futake Pedestrian hadir sebagai solusi dengan pendekatan desain dan manufaktur yang menekankan kesimbangan antara kekuatan struktur, keindahan visual, dan nilai simbolik.
Tiang Lampu Blitar dirancang sebagai street furniture yang merepresentasikan karakter kota secara keseluruhan.
Pendekatan desain dan karakteristik utama:
- Struktur tiang dirancang kokoh untuk kebutuhan penerangan ruang publik dan area pedestrian.
- Ornamen ikan koi dirancang sebagai elemen dekoratif utama dengan detail artistik yang menonjolkan kesan dinamis dan elegan.
- Panel dekoratif bergambar Ir. Soekarno dirancang sebagai elemen identitas dan penghormatan sejarah.
- Komposisi desain dirancang seimbang antara elemen artistik dan fungsi struktural.
- Finishing dan pewarnaan disesuaikan untuk memperkuat kesan representatif, berkelas, dan tahan lama.
Dengan berbagai pendekatan ini, tiang lampu dapat berfungsi optimal sebagai penerangan yang memiliki nilai naratif dan visual yang kuat.
Detail spesifikasi tiang lampu Blitar bisa Anda lihat dalam tabel berikut:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tinggi tiang | 4,5 meter |
| Material Body | pipa besi (blacksteel) diameter 3 dan 4 inchi |
| Baseplate | 40 cm x 40 cm x 0,8 cm |
| Jenis Cabang | 2 cabang |
| Finishing | warna hitam, putih, merah dan gold. |
| Kap Lampu | 3 Buah dengan material alumunium cor |
Hasilnya Identitas Visual Kota Blitar Menjadi Kuat
Penerapan Tiang Lampu Jalan Kota Blitar memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat identitas visual kota.
Dengan adanya ornamen ikan koi dan panel Ir. Soekarno, tiang lampu ini menjadi elemen ikonik yang memperindah kota serta menyampaikan cerita tentang budaya, sejarah, dan kebanggaan lokal.
Pada malam hari, pencahayaan yang berpadu dengan detail ornamen menciptakan suasana ruang yang lebih hidup dan berkarakter.
Nah, jika Anda ingin menghadirkan tiang lampu ornamen dengan konsep yang mengangkat identitas daerah dan nilai sejarah seperti Tiang Lampu Kota Blitar, Futake Pedestrian siap merancang dan memproduksinya sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.
Konsultasikan desain tiang lampu custom Anda bersama Futake Pedestrian. Konsultasi Gratis Sekarang!




