Overview Proyek
Kota Pasuruan dikenal sebagai wilayah dengan karakter urban yang terus berkembang sekaligus memiliki jejak budaya lokal yang kuat. Dalam pengembangan kawasan publiknya, Kota Pasuruan membutuhkan fasilitas di ruang terbuka yang fungsional dan memiliki identitas visual yang kuat.
Proyek Kursi Taman Minimalis Outdoor Pasuruan dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan desain yang sederhana, modern, serta menyisipkan elemen tematik yang merepresentasikan karakter daerah.
Identitas visual kursi ini terletak pada ornamen kereta andong yang diaplikasikan pada panel samping rangka. Ornamen tersebut menciptakan keseimbangan antara desain minimalis dan sentuhan kultural yang kontekstual.
Dengan kombinasi tersebut, Kursi Taman Minimalis Outdoor Pasuruan tidak hanya sekedar tempat duduk, tetapi juga sebagai elemen visual yang memperkuat estetika ruang terbuka publik di Pasuruan.
Tantangan Proyek
Tantangan utama dalam proyek ini adalah membuat ornamen kereta andong yang proporsional agar tidak mengganggu karakter sederhana dari keseluruhan bentuk kursi.
Selain itu, penggunaan aluminium casting menuntut presisi dalam proses pengecoran agar detail ornamen dapat terbentuk dengan baik tanpa mengurangi kekuatan struktur rangka. Ketebalan material juga harus diperhitungkan dengan tepat agar kursi dapat digunakan dalam jangka panjang.
Karena digunakan untuk lingkungan outdoor, maka kursi harus mampu bertahan terhadap paparan panas, hujan, dan kelembaban tanpa mengalami penurunan kualitas visual maupun struktural.
Solusi Desain yang Diterapkan
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Futake Pedestrian menerapkan pendekatan desain dan produksi yang difokuskan pada struktur presisi, ketahanan material, dan kualitas finishing.
Pendekatan desain dan material utama:
- Menggunakan rangka aluminium casting berkualitas tinggi untuk menghasilkan struktur yang ringan namun tetap kokoh.
- Ornamen kereta andong pada panel samping dirancang dengan komposisi proporsional.
- Menggunakan kayu jati solid sebagai dudukan karena memiliki ketahanan alami terhadap cuaca
- Sistem finishing dilakukan dengan tiga lapi untuk meningkatkan daya tahan terhadap korosi dan perubahan warna akibat cuaca.
Dengan pendekatan ini, kursi taman memiliki nilai estetika tinggi dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Hasil Implementasi Proyek
Setelah terpasang, Kursi Taman Minimalis Outdoor Pasuruan menghadirkan tampilan yang bersih, modern, dan tetap memiliki identitas lokal. Kombinasi antara rangka berwarna gelap dengan dudukan kayu jati natural menciptakan kontras visual yang elegan.
Ornamen kereta andong pada panel samping memberikan daya tarik visual tambahan sekaligus memperkuat ciri khas kawasan.
Secara fungsional, kursi ini memberikan kenyamanan duduk dan memiliki ketahanan tinggi untuk lingkungan outdoor. Struktur aluminium casting yang kokoh ditambah dengan sistem finishing tiga lapis, menjadikan kursi ini tetap tampil optimal dalam berbagai kondisi cuaca.
Jika Anda ingin menghadirkan kursi taman custom seperti Kursi Taman Minimalis Outdoor Pasuruan, Futake Pedestrian siap membantu Anda mulai dari awal hingga akhir.
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi desain dan spesifikasi teknis yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.




